Butter BTS Cetak Rekor: Ditonton lebih dari 500 Juta Kali dalam 77 Hari

Video musik Butter milik BTS mencatatkan rekor ditonton 500 juta kali di YouTube sejak 77 hari dirilis. Seperti yang diberitakan allkpop 7 Agustus 2021, Butter menjadi video musik BTS ke-11 yang mencapai 500 juta penonton. Sebelumnya video mereka yang sudah ditonton 500 juta kali adalah DNA, Fire, Fake Love, MIC Drop (Steve Aoki Remix), IDOL, Dope, Boy With Luv, Blood Sweat & Tears, Save Me, dan Dynamite.

Video musik Butter menampilkan berbagai macam adegan dan warna yang menarik mata. Saat awal diluncurkan video musik Butter langsung ditonton oleh 108,2 juta penonton dalam waktu 24 jam. Hasil ini memecahkan rekor YouTube sebagai video musik yang paling banyak ditonton dalam 24 jam.

Butter merupakan lagu berbahasa Inggris kedua BTS setelah Dynamite. Perubahan pilihan bahasa ini memicu perdebatan di antara penggemar dan juga kritikus. Namun sekaligus membuktikan perubahan ini juga memicu kesuksesan.

RM BTS, pemimpin grup idola ini, blak-blakan bicara tentang kritik yang mempertanyakan perubahan bahasa mereka. “Kami punya beberapa perubahan dalam berpikir, dan aku rasa tidak buruk. Secara umum dengan bahasa, topik, tidak ada batasan, ikatan atau limit,” ujarnya dalam wawancara dengan Time, 3 Agustus 2021.

Sementara J-Hope juga tidak khawatir dengan perubahan yang terjadi. Kenyataannya, dia dan keenam temannya merasa berkembang dengan itu. “Aku rasa menarik melihat hasil dari usaha kami mencoba hal-hal baru,” ujarnya. Pendapat ini disetujui oleh V yang menambahkan, ”Ini bukan proses mudah tapi hasilnya bagus.”

Sejak diluncurkan 21 Mei 2021, lagu Butter telah menjadi lagu yang paling banyak diputar di seluruh dunia. Posisi Butter sempat digantikan oleh Permission to Dance, yang juga dinyanyikan di 19 Juli 2021. Meski terlempar ke posisi ke-7, Butter kembali meraih posisi No. 1. Sementara Permission to Dance ada di posisi ke-9.

Selain itu, lewat Butter, BTS kembali mencatat rekor bertengger di posisi No. 1 Billboard Hot 100 selama sembilan pekan. “Butter sekarang menjadi lagu yang berada di posisi No. 1 terlama sepanjang 2021, melewati Olivia Rodrigo delapan pekan dengan lagu Drivers License,” cuit akun Billboard Charts, Senin, 2 Agustus 2021.

Video musik Butter menampilkan berbagai macam adegan dan warna yang menarik mata. Saat awal diluncurkan video musik Butter langsung ditonton oleh 108,2 juta penonton dalam waktu 24 jam. Hasil ini memecahkan rekor YouTube sebagai video musik yang paling banyak ditonton dalam 24 jam.

Butter merupakan lagu berbahasa Inggris kedua BTS setelah Dynamite. Perubahan pilihan bahasa ini memicu perdebatan di antara penggemar dan juga kritikus. Namun sekaligus membuktikan perubahan ini juga memicu kesuksesan.

RM BTS, pemimpin grup idola ini, blak-blakan bicara tentang kritik yang mempertanyakan perubahan bahasa mereka. “Kami punya beberapa perubahan dalam berpikir, dan aku rasa tidak buruk. Secara umum dengan bahasa, topik, tidak ada batasan, ikatan atau limit,” ujarnya dalam wawancara dengan Time, 3 Agustus 2021.

Sementara J-Hope juga tidak khawatir dengan perubahan yang terjadi. Kenyataannya, dia dan keenam temannya merasa berkembang dengan itu. “Aku rasa menarik melihat hasil dari usaha kami mencoba hal-hal baru,” ujarnya. Pendapat ini disetujui oleh V yang menambahkan, ”Ini bukan proses mudah tapi hasilnya bagus.”

Sejak diluncurkan 21 Mei 2021, lagu Butter telah menjadi lagu yang paling banyak diputar di seluruh dunia. Posisi Butter sempat digantikan oleh Permission to Dance, yang juga dinyanyikan di 19 Juli 2021. Meski terlempar ke posisi ke-7, Butter kembali meraih posisi No. 1. Sementara Permission to Dance ada di posisi ke-9.

Selain itu, lewat Butter, BTS kembali mencatat rekor bertengger di posisi No. 1 Billboard Hot 100 selama sembilan pekan. “Butter sekarang menjadi lagu yang berada di posisi No. 1 terlama sepanjang 2021, melewati Olivia Rodrigo delapan pekan dengan lagu Drivers License,” cuit akun Billboard Charts, Senin, 2 Agustus 2021.

DEWI RETNO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.